Tuesday, January 2, 2018

KESAN ZIKIR TERHADAP OTAK MANUSIA SANGAT LUAR BIASA (SEBARKAN DAN SHARE)


1) Otak hanyalah aktiviti-aktiviti bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipetanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu bagi membolehkan ia berfungsi dengan sempurna.
2) Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain. Semua aktiviti yang ita lakukan dan kefahaman atau ilmu yang kita perolehi adalah natijah daripada aliran interaksi bio-elektrik yang tidak terbatas.
3) Oleh itu, apabila seseorang itu berzikir dengan mengulangi kalimah-kalimah Allah seperti subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif. Ini menyebabkan berlakunya aliran bio-elektrik di kawasan-kawasan saraf otak tersebut.
4) Apabila zikir itu berulang-ulang kali, aktiviti saraf menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-elektrik. Lama-kelamaan kumpulan saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kumpulan saraf yang lain untuk turut sama aktif.
5) Dengan itu otak menjadi aktif secara kesluruhan. Otak mula memahami perkara baru, melihat dari perspektif berbeza dan semakin kreatif dan kritis, sedangkan sebelum berzikir ianya tidak jadi begini. Otak yang segar dan cergas secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.
6) Hasil kajian makmal yang dilakukan terhadap subjek ini dimuatkan dalam majalah Scientific American, keluaran Disember, 1993. Satu kajian yang dilakukan di Universiti Washington di mana ujian ini dilakukan melalui ujian imbasan PET yang mengukur kadar aktiviti otak manusia secara tidak sedar.
7) Dalam kajian ini, sukarelawan diberikan satu senarai benda. Mereka dikehendaki membaca perkataan tersebut satu-persatu dan mengaitkan perkataan dengan katakerja yang berkaitan.
8) Apabila sukarelawan melakukan tugasan mereka, beberapa bahagian berbeza otak menunjukkan peningkatan akitiviti saraf termasuk di bahagian depan otak dan korteks.
9) Menariknya, apabila sukarelawan mengulangi senarai perkataan yang sama berulang-ulang kali, aktiviti saraf otak merebak kepada kawasan lain dan mengaktifkan kawasan saraf lain.
10) Apabila senarai perkataan baru diberikan kepada mereka, aktiviti saraf kembali meningkat di kawasan pertama. Ini sekaligus membuktikan secara saintifik bahawa perkataan yang diulang-ulang seperti perbuatan zikir terbukti meningkatkan kecerdasan otak dan menambah kemampuannya.
11) Oleh itu, saudara-saudara seIslam, ketika saintis barat baru menemui mukjizat ini, kita umat Islam iaitu umat terpilih ini telah lama mengamalkannya dan menerima manfaatnya. Malang bagi mereka yang masih memandang remeh tentang kepentingan berzikir dan secara nyata mengabaikannya.
Wallahu’aklam.

"4 RAHSIA KETENANGAN HIDUP"


1. Aku yakin bahwa rezekiku tidak tertukar, kerana itu hatiku tenang.

2. Aku yakin amalku tidak mungkin digantikan oleh yang lain, kerana itu aku semangat beribadah.

3. Aku yakin bahwa Allah mengawasiku, kerana itu aku malu bermaksiat.

4. Aku yakin bahwa mati selalu mendekatiku, kerana itu aku selalu siap menghadapinya.
( Hasan Al-Basri )

Duhai Anak

Duhai anak..

Jika kalian mengerti, betapa besar pengorbanan ibu dan bapa terhadap kalian, nescaya kalian tidak terhenti menadah tangan mengharap ihsan tuhan terhadap mereka..

Saat ibu melahirkan kalian, tiada kata terucap dibibirnya hanyalah sebutan "Ya Allah, selamatkanlah dan selamatkanlah", saat itu terputus urat uratnya untuk melahirkan kalian..

Duhai anak..

Jika kalian mengerti, saat mereka membesarkan kalian itu melalui saat saat yg sukar, memujuk kalian dengan kata lemah lembut, rajuk kalian seolah-olah kalian tidak menghargai nilai air mata seorang ibu dan kegigihan seorang bapa..

Dikala mereka menyuap kalian.. Kalian memandang ke wajah yang lain, tersenyum indah melihat kalian berlari keriangan bersama hilai tawa kawan-kawan..

Dalam kesejukkan malam ibu dan bapa kalian itu bangun untuk bersujud dihadapan Tuhan..
Allah, linangan air mata mereka tumpah berdoa mengharapkan lagi ihsannya Allah kepada kalian.. Mendoakan kalian menjadi anak-anak yang soleh dan solehah..

Monday, November 16, 2015

7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat

7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat

 
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
1.    Pemimpin yang adil.
2.    Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
3.    Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4.    Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
5.    Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.
6.    Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7.    Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

Pemuda yang Mendapatkan Naungan Allah

Pemuda yang Mendapatkan Naungan Allah

Masa muda merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna …

Masa muda merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah Ta’ala. Dan sebagimana nikmat-nikmat besar lainnya dalam diri manusia, nikmat inipun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman,
{أَلا يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ. لِيَوْمٍ عَظِيمٍ. يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ}
Tidakkah mereka itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada suatu hari yang besar (dasyat), (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam (Allah Ta’ala)” (QS al-Muthaffifiin: 4-6).

10 Ciri-ciri Remaja Muslim

 











      Remaja Muslim adalah pewaris masa depan seluruh ummah.Banyak kisah daripada al-Quran dan hadis yang boleh dijiwai oleh remaja muslim untuk diselidiki dan dicontohi. Antaranya kisah Nabi Zulkarnain.
     Apabila kita perhatikan dan kita ikuti pertumbuhan anak sejak lahir sampai besar, akan didapatilah bahwa anak itu tumbuh secara berangsur-angsur bersamaan dengan bertambahnya umur.


10  CIRI-CIRI PERIBADI MUSLIM
      1. Salimul Aqidah.
Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah swt


      2. Shahihul Ibadah.
        Ibadah yang benar (shahihul ibadah) merupakan salah satu perintah Rasul sallallah ’alaihi wasallam yang penting, dalam satu hadisnya; beliau menyatakan: “solatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku solat”.Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul sallallah ’alaihi wasallam

      3. Matinul Khuluq.
Akhlak yang kukuh (matinul khuluq) atau akhlak yang mulia merupakan sikap dan prilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah mahupun dengan makhluk-makhluk-Nya.
      4. Qowiyyul Jismi.
Kekuatan jasmani (qowiyyul jismi) merupakan salah satu sisi peribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani bererti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fizikalnya yang kuat
      5. Mutsaqqoful Fikri.
Intelek dalam berfikir (mutsaqqoful fikri) merupakan salah satu sisi peribadi muslim yang penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fathonah (cerdas). Muslim yang cerdas akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.



      6. Mujahadatun Linafsihi.
Berjuang melawan hawa nafsu (mujahadatun linafsihi) merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim, karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk.

      7. Harishun 'ala Waqtihi.
Pandai menjaga waktu (harishun ala waqtihi) merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu itu sendiri mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya.



      8. Munazhzhamun fi Syu'unihi.
Teratur dalam suatu urusan (munzhzhamun fi syuunihi) termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al-Qur'an maupun sunnah.   Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik.


       9. Qodirun 'alal Kasbi.
Memiliki kemampuan usaha sendiri atau yang juga disebut dengan mandiri (qodirun alal kasbi) merupakan ciri lain yang harus ada pada seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan.


       10. Naafi'un Lighoirihi.
Bermanfaat bagi orang lain (nafi'un lighoirihi) merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaannya karena bermanfaat besar.